Senin, 14 Oktober 2013
Mataku dibagi ::::::::::::::::::kan
Pirgo ???????? kapan kamu mandiri ????????????
Pirgo anak tunggal,dimanja dan di sayang ,oleh orang tuanya ,disekolah termasuk pintar ,lowongan kerja ,banyak tawaran ,begitu selesai kuliah .Pirgo sagat sayang dengan ke dua orangtuanya,dia tetap seatap ,dan susah baginya untuk mandiri.Pirgo sebenarnya sudah punya teman perempuan ,yang ingin hidup sama2 dengannya ,tapi Pirgo tetap menolak ,jangan sekarang ,nantilah,aku ada tawaran ke Hongkong.Tapi ini semua hanya alasan ,Pirgo lebih senang ditempat orangtua karena ,semua serba lengkap ,tidak nuci ,tidak belanja ,semua serba di layani mama tersayang .Ibunya mulai capek ,mereka tidak tau cara yang lebih bagus untuk mengusir anaknya dari rumah .Kadang2 ibu cari gara2 ,baju anaknya di cuci ,tempratur panas ,langsung kekecilan ,tidak bisa dipakai .Anak tidak apa2 beli yang baru lagi gampang ,ibu jengkel ,dia pergi ke dokter ,karena tidak bisa tidur ,kasih tau masalah yang di alaminya,suami beranikan kasih tau anak idaman ,sudah waktunya untuk hidup sendiri .Pirgo :saya sayang papa mama ,apa salahnya kita seatap ? .Pirgo masih bertahan .sebentar lagi aku berangkat ke Hongkong katanya.Tapi si ibu makin jengkel, apalagi Pirgo bawa kekasihnya tidur di rumah ,otomatis mereka tidak bisa tidur .Ibu makin strees pergi lagi ke dokter ,blablabla,seperti biasanya ,tiba2 pintu di ketuk ,anak perempuan masuk ,minta kunci mobil dari bapanya ,langsung dia kasih .Sekarang dia tau anak perempuan docter juga seperti anaknya.Docter :yahhhh anak muda sekarang bu makin senang tinggal lama2 di rumah orang tua .Pasien pulang ,dia mau bertindak ,begitu anaknya pulang ,dia panggil ,Pirgo , Yah Buuuu sayang ....... .Sekarang kamu harus sewa rumah sendiri ,kamu harus pindah dari sini .Pirgo kaget ,dia tidak mau melawan ibunya .Dia cari apartement tidak jauh dari orang tuanya. Dia pindah ,tapi tiap malam Pirgo telpon ke rumah ,dia tidak bisa tidur ,dia merasa sesag nafas,katanya.Bapa jengkel telpon dia letakkan terbuka ,Pirgo: haloo halo ???? aku sesag nafas, .Benar2 dia sesag nafas ,tetangganya panggil ambulans ,dia mondok ,besoknya orang tua saling menyalahkan .Pirgo balik lagi ke tempat orangtuanya.Sekarang ibunya yang sakit ,dia merasa salah mendidik anak kesayangan .Panggilan dari hongkong datang, harus segera ,Pirgo berusaha memperlambat ,keberangkatan ,dia bilang tiket pesawat habis ,bapa turun tangan ,dia beli yang businis ,biar anak tidak ada alasan .Well Pirgo berangkat ,ketemu prempuan cina ,hidup dengan orang tua karena anak satu2nya seperti dia .Dia jatuh hati ,mereka kawin dan tetap dengan mertua waupun apartement nya sempit ,Pirgo senang yang penting dia tidak mau sendiri .Sampai sekarang Pirgo masih di Hongkong ,se atap dengan mertua ,istrinya sebentar lagi melahirkan .Apakah mereka mau pindah ??. Pirgo mau perkenalkan istrinya ,ke keluarganya ,dia beli tiket sebagai kejutan .orang tua datang ,tapi mereka tinggal di hotel .Mereka di undang makan ,kerumah mertua sekalian tempat mereka .Ibunya kaget ,kehidupan anaknya .Tapi sudah bebas dari Pirgo .Selamat menempuh hidup baru .
Sabtu, 05 Oktober 2013
Hidupku selalu sedih..
Minggu, 29 September 2013
Sudah jatuh dihimpit tangga .
Ini suatu cerita yang terjadi,karena keadaan ekonomi yang makin susah ,anak banyak ,penghasilan tidak mencukupi ,sebagai pegawai sederhana. Medan kota panas baik udara maupun pendapatan ,manusia jadi ganas, saling senggol dan teriak ,untuk sesuap nasi . Ini keluarga yang kembang kempis, mau berusaha menambah gaji yang sedikit, lalu mijam uang untuk Wartel, 5 bln jalan pesat ,tapi sebulan kemudian saingan berjejer tiap 50 m, wartel tutup , pinjaman belum lunas. Cari jalur lain ,dasar orang batak, satu marga yang hanya kenalan di jalan lebih di percaya dari saudaranya sendiri .
Dia jumpa yang satu marga punya sudako yang sudah lusuh, di tawarkan harga 30juta, bisa dicicil dengan sewanya, Si Dungu senang, ternyata sudako sudah tua dan harus terus reparasi ,sampai ganti mesin, hasilnya tidak cukup untuk bayar utang, tiba2 anak pada sakit2an, harus minjam lagi untuk bayar obat dan dokter.
Istri pulang kampung bawa anak perempuannya yg seperti kucing mengeong karena sakit dan tidak berdaya, dan sudah punya adik yg lebih kecil. Menurut adat batak sebenarnya dia harus ke rumah mertuanya, bukan ke tempat saudaranya, beberapa bulan anaknya mulai sehat, akhirnya mereka tinggal terpisah demi anak,dan suaminya hanya pulang sebulan sekali kalau sudah gajian.
Dari pihak perempuan semua membantu, sebisanya, supaya adik2nya bisa makan, seperti biasanya orang yang bertetangga, walaupun adik kandung sendiri timbul pertikaian ,saling iri satu sama lain , atau istri kakak laki2 yang menganggap dirinya yang lebih berhak atas warisan orang tua di kampung itu walaupun dia sebenarnya pendatang ,atau sudah di beli.
Tidak ada kerja sama ,padahal mereka semua sarjana punya ilmu .Entah sudah berapa tahun di kampung ,sama anak2nya, suami di Medan ,katanya lembur untuk bayar utang, yang belum selesai 2. Dia memang enak tidak pernah terganggu tidur walaupun anak ada yang sakit, dia selalu mengatakan istrinya tidak bisa mengatur uang belanja.
Dia selalu cemburu buta, istri tidak boleh bercanda dengan laki 2 , gila mungkin karena dia sudah tua ? Di kampung dia punya sepeda motor, untuk antar jemput anak2 ke sekolah, anaknya di bonceng mau belanja keperluan sekolah, mungkin uang tidak cukup, sambil mikir2...lalu hilang keseimbangannya... boummm... jatuh terpelanting, sempat tidak sadar, tidak ingat apa yang terjadi . Dia pulang mau diantar suaminya berobat, tapi suami belum pas membawa sepeda motor,lalu jatuh lagi berdua, akhirnya dia yang mau ke dokter, karena merasa sakit bahu dan leher.
Dia cuma pergi ke tukang pijit, leher yang sakit di bawa2 .Kakaknya yang kerja di puskesmas pulang, karena dia tau adeknya jatuh .Kira2 seminggu sesudah jatuh, pagi2 buta dia terbangun ,mulut atas jadi mencong mata satu tidak bisa di pejamkan, badan kemang2 ,kakaknya takut dia ada strok , dia bilang "ayo cepat ke rumah sakit" .
Mereka berangkat ,tapi adanya cuma sepeda motor ,kakak tidak bisa bawa, makanya dia yang sudah strok bonceng kakaknya ,pipopipopio,sambil taruh selendang putih di tangan kanan .sampai di rumah sakit langsung opname. Docter periksa ,tulis resep ,beli di apotek ,"yah ampun obatnya sangat mahal" dari mana punya uang ,cukup untuk 3 hari, obat tidak cocok perut kembung ,tidak dapat buang air besar,dia pulang dalam kondisi mulut masih belum ada perobahan, obat lebih baik di stop , yang mencong di terapi dengan lampu neon sama kakak nya.
Elat dan Istrinya hidup parasit.
Bagi kakak semua harus di bantu ,kepandaian tidak bisa di beli , tapi dengan pengalaman mungkin Elat akan berobah lambat laun . Belum selesai sekolah Elat buru2 kawin dengan pacarnya semasih smp, ibunya kaget, yang perempuan langsung di antar kerumah sedang anaknya belum pulang, ibu tanda tanya ? om nya yang kasih tau bahwa mereka sudah seperti suami istri di hotel. Ibunya tetap tidak mau terima, "tunggu anaku pulang" katanya.
"Wah kalau memang sudah sama2 senang, yah sudahlah mak" ,kata anak2nya, tapi menambah beban untuk ibunya, biaya anak2 sudah terlalu banyak tambah lagi menantu nompang makan. Elat masih kuliah.
Istri Elat hamil sampai melahirkan, dengan sendirinya sang ibu senang punya cucu, dia tinggal dirumah, tapi lama2 tidak baik kalau suami istri berjauhan terus. Maka kakaknya menganjurkan biar istrinya di bawa ke jawa saja.
Awalnya mereka kelihatan baik2 saja, sampai Elat lulus sarjana ekonomi, cari kerja tapi selalu milih2. Maunya langsung jadi direktur bank.Yah mana mungkin, semua harus dari bawah dulu kecuali anaknya bos, tapi memang dasar orang tinggi hati, Elat tidak ada kerja, anaknya tambah banyak, kakak masih mau membantu, karena kasihan anak2nya, sampai beli rumah kecil biar mereka jangan pindah2 terus.
Istri mulai ketularan ikut bank keliling, dikirain beruntung taunya jadi berutang,.kakaknya jengkel mereka disuruh pulang kampung, sudah terlalu banyak utang, semua dibayar saudara2nya, tinggal tunggu anak terima raport. tapi tiba waktunya sekolah sudah libur akhir tahun, Elat masih tetap ada di rumah tidak mau pulang kampung, istrinya bilang "mati atau hidup dia tidak mau pindah".
Diam2 tanpa sepengetahuan kakaknya kamar2 disewakan, kakaknya marah mereka di usir dari rumah, pindah sewa rumah tidak jauh dari tempat semula .Untuk makan mulai lagi pinjam duit kiri kanan, orang2 berduit masih mau kasih .
Keluarga semua merasa malu tapi orang ini merasa senang, hidup dari belas kasihan orang lain, dan selalu bikin masalah. Nah akhir kata mereka pulang kampung,saudara2nya membantu untuk makannya, sampai nanti ada hasil kopi.
Ternyata mereka tidak ada minat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, adeknya yang perempuan menyusul pulang kampung, karena anak2nya sakit2an, berkumpullah dua keluarga di rumah ibunya .
Mereka mulai berantam, tidak ada kerja sama ,Si Elat senangannya tidur sama dengan istri,muka tembok ,tetapi masih dapat bantuan silih berganti sampai anak2nya bisa kuliah .Tapi Elat tidak pernah merasa bersalah ,kadang sampai merusak yang berkeluarga, dia hanya banyak mulut kekeluarganya tapi takut sama orang lain.
Itulah cerita si Elat dengan istri yang senang ke dukun ,mungkin saat ini berhasil ? Dia berani merusak rumah tangga adeknya perempuannya ,mulutnya memang kotor ,karena dirinya juga sudah kotor ,dia selalu berprasangka buruk, suaminya selalu di adu domba dengan adiknya sendiri, tapi dia tidak sadar kalau dia punya anak lima, taukah dia apa yang ditanam hari ini, hasilnya akan dipanen kemudian ? Dari mana datangnya Elat ?
Kamis, 26 September 2013
Pak polisi berhidung besar .
Senin, 23 September 2013
Yerevan. ,Pravia Mogok
Sekarang sudah hari selasa ,rencana mau berangkat ,ke Karabagh,harus ada visa ,tempat agak jauh ,kami keluar dari hotel Congres ,kirain cuma sebentar ,taunya, jam3 baru ambil .Sambil nunggu,naik gunung untuk lihat Monastri ,waaaaiiiii mulai naik, pravia jalannya seperti bebek,harus kembai ke ,garasi,kemarin sudah ke sana, garasi toyota,katanya hanya karena benzin yang kotor . Hari ini lain ceritanya ,ada yang rusak , mau yang sama, tunggu 10 hari ,pesan dul ,gila .....tapi bisa ganti dengan yang lain ,terjamin untuk 35 ribu km !harga 400 dollar ,Ok Ok.Pravia minta dikosongkan ,berarti barang2harus keluar ,kami kembali ke hotel ,sampai disana hotel sudah penuh,pertandingan olah raga bagi orang2 armenia yang tinggal di neg lain , keliling cari hotel,dapat hotel Plaza,adanya yang superior ,ada kamar tamu ,cocok lah tempat barang .Naik- turun lift bawa barang dari mobil ,seperti mau pindah rumah ,lalu mobil di antarkan.Besoknya,sudah bagus ,wah senang hatiku dapat melanjutkan perjalanan,tapi coba dulu ke gunung ,visite monaster Greek yang tidak jadi kemarin ,jalannya laju ,tidak seperti mobil tua Lada buatan Rusia ,kemarin di lewatkan terus .Waktu mengambil visa kemarin , jumpa dengan ambasador Karabagh ,menawarkan untuk diantar ki hotel naik mobilnya ,sekalian kasih alamat hotelnya,kalau kami mau menginap disana dikasih 50 persen discaunt.Karena lama tinggal di Geneve ,wawoh ,tapi lihat hotenya dulu. Besoknya berangkat ,mudah2an semua berjalan dengan baik,jalan yang banyak tikungan,tapi lumayan sudah di aspalt ,nama2 donator tertulis besar2 di sepanjang jalan , orang Armenia yang tinggal di neg lain.Benar 2 bagus dan pohon2 yang rindang semua hijau dan kelihatan subur ,banyak buah2an di pinggir jalan tinggal ambil ,aku lihat pohon penuh dengan buah ,mau ambil taunya sudah terlalu tinggi ,ku coba melompat burrrr jatuh tidak dapat apa2 yang dekat2 sudah diambil orang . Ahirnya sampai di Shushi hotelnya bagus dan mahal,dengan discont 50 persen ,bisa terjangkau.Jalan2 keliling ,keluar dari kota ,jalan tikus ,lama2 lewat kampung yang hancur karena apa kurang tau ,tinggal puing2,sepi ,sepanjang jalan hanya rumah2 yang hancur,pravia laju sampai disini ,tiba waktunya sampai,di monestri yang sudah lama tidak dipakai ,kelihatan banyak pengunjung ,tapi militer.Disana baru tau pravia tiba2 ada bunyi pessssssss,wah ban belakang kempes ,ganti ban serap ,militer langsung datang membantu ,sepertinya mereka sudah terviasa,tidak jadi lihat monestri langsung berangkat menuju kota karena hari mulai sore ,tempat yang di tuju masih jauh.Kami sampai , langsung di tambal ,beres,lalu bayar,sekalian cuci ,pravia dimandikan,karena sudah terlalu kotor,lewat jalan yang sudah berlobang sepanjang 80km.Kalau di tinjau dari jalan yang dilewati ,mulai dari gorgia ke armenia,Turki ,lebih banyak jalan yang rusak ,atau sama sekali tidak aspalt,hanya batu ,lobang ,dll.kadang takut mungkin pravia sudah waktunya pensiun?,wahhhh umur baru 15 tahun,tapi perjalananya sudah cukup banyak km.Trima kasih pravia,kami selamat sampai ditempat tujuan.
Langganan:
Postingan (Atom)